Kenikmatan autentik dalam setiap sajian.
Spesialis masakan tradisional Dayak & olahan daging asap otentik di Bumi Amas, Bengkayang.
Lokasi
Bumi Amas, Bengkayang
Kontak
Jam Buka
08:00 - 21:00 WIB
Layanan
Dine-in · Takeaway
Cash only


Tradisi rasa, kualitas prima.
Setiap hidangan dibuat dengan standar tinggi dan bahan pilihan. Pengalaman makan yang istimewa.
Non-halal · Masakan khas Dayak
Tentang Semayot
Non-halal · Masakan khas Dayak
Melanjutkan dedikasi dari pemilik sebelumnya, kini RM Semayot diurus dan dikembangkan oleh dr. Alyn Kristiani MMRS. Langkah estafet ini kami ambil biar cita rasa legendaris babi asap khas Dayak di Bengkayang tetap mengepul hangat dan terus menemani obrolan santai Anda sekeluarga!
Lokasi
Bumi Amas, BengkayangLayanan
Dine-in & Takeaway
Pembayaran
Cash only
Jam Buka
Setiap hari, 08:00 - 21:00 WIB
Yang dicari dari Semayot
Dari ulasan pelanggan, Semayot dikenal lewat rasa yang lezat, tempat nyaman, dan pelayanan cepat.

Rasa lokal yang kuat
Ulasan pelanggan menyebut makanan Semayot lezat dan memiliki rasa pedas yang pas.

Nyaman untuk makan di tempat
Semayot tersedia dengan layanan dine-in dan pelanggan menyebut tempatnya nyaman untuk bersantai.

Cepat dan sederhana
Pelanggan menyebut pelayanan cepat. Informasi juga mencatat takeaway tersedia untuk kenyamanan Anda.

SEMAYOT NEWS
Mengenal Lebih Dekat Bengkayang: Surga Riam dan Tradisi di Ujung Barat Kalimantan
Kabupaten perbatasan yang menyimpan ribuan air terjun eksotis, keunikan arsitektur adat, serta keselarasan budaya multi-etnis yang harmonis.
I. Bumi 1000 Riam
Kabupaten Bengkayang sangat terkenal dengan julukan "Bumi 1000 Riam" karena memiliki ratusan hingga ribuan air terjun (riam) eksotis. Salah satu yang paling ikonik adalah Riam Merasap di Desa Sahan, yang sering dijuluki sebagai "Niagara Kecil" Kalimantan Barat karena kemegahan alirannya yang menderu deras membelah hutan pedalaman Kalbar.
II. Sejarah Pemekaran
Secara historis, Kabupaten Bengkayang resmi berdiri pada tanggal 20 April 1999 setelah dimekarkan dari Kabupaten Sambas berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1999. Langkah pemekaran ini diambil guna mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan utara Kalimantan Barat.
III. Keunikan Rumah Baruk
Berbeda dengan suku Dayak pada umumnya yang tinggal di Rumah Betang berbentuk memanjang, suku Dayak Bidayuh di Bengkayang memiliki arsitektur khas bernama Rumah Baruk. Rumah adat ini berbentuk bundar/melingkar dan menjulang tinggi, yang secara historis berfungsi sebagai tempat pertahanan sekaligus pusat ritual adat.
IV. Cap Go Meh Meriah
Budaya di Bengkayang sangat harmonis dengan perpaduan etnis Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Setiap tahunnya, perayaan Cap Go Meh yang berpusat di Vihara Ariamarama menjadi daya tarik wisata luar biasa dan diklaim sebagai perayaan terbesar kedua di Kalimantan Barat setelah Kota Singkawang.
V. Gerbang Batas Negara
Bengkayang berbatasan darat langsung dengan wilayah Sarawak, Malaysia, khususnya di Kecamatan Jagoi Babang. Wilayah ini aktif dikembangkan menjadi salah satu sentra pangan strategis perbatasan nasional.
Rumah Makan Semayot
Spesialis Masakan Tradisional Dayak & Olahan Daging Asap Autentik di Bumi Amas, Bengkayang.
"Dari Tungku Asap Tradisional, Menuju Hangatnya Kebersamaan"

Dari Tungku Asap Tradisional, Menuju Hangatnya Kebersamaan.
Resep turun-temurun dengan bumbu pilihan. Cek lokasi atau hubungi kami untuk informasi terbaru.
Temukan Semayot di Bengkayang
Lokasi persisnya di jantung Bumi Amas
Alamat Lengkap
Bumi Amas, Bengkayang
Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat
Plus Code
RFJP+G9Gunakan untuk navigasi GPS yang lebih akurat
Ulasan Pelanggan
Apa kata mereka yang sudah mencicipi masakan tradisional Dayak kami.
"Daging asapnya benar-benar juara! Rasa smoky-nya pas dan bumbu meresap sampai ke dalam. Setiap kali ke Bengkayang, mampir ke Semayot adalah wajib."
Andi Wijaya
Pelanggan Setia, Bengkayang
"Suasana rumah makannya sangat nyaman dan autentik. Pelayanannya cepat dan ramah. Babi panggangnya wajib dicoba — kulitnya garing, dagingnya lembut!"
Kristina Natalia
Wisatawan, Pontianak
"Sering bawa tamu bisnis ke sini. Makanan khas Dayak-nya selalu jadi pembicaraan. Tempat yang pas untuk santap siang setelah perjalanan jauh."
Budi Santoso
Pengusaha, Singkawang
"Sayur daun singkong tumisnya enak banget, tidak pahit. Kombinasi lauk dan sayur tradisionalnya bikin nostalgia masakan rumah. Harga juga terjangkau!"
Maria Kusuma
Pelanggan, Bengkayang
"Kuliner terbaik yang saya temui di Kalimantan Barat. Daging asap dengan sambal khas Dayak-nya luar biasa. Recommended banget buat wisatawan!"
Joko Prasetyo
Traveler, Jakarta



